<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MENGAKTIFKAN INDERA KEENAM UNTUK MELIHAT ALLAH SWT</title>
	<atom:link href="http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Dec 2009 14:49:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: dolar Gratis</title>
		<link>http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1016</link>
		<dc:creator>dolar Gratis</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 14:49:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1016</guid>
		<description>Indra kuncoro ada lho :D~~ peace . .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Indra kuncoro ada lho <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ~~ peace . .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: PAMIR</title>
		<link>http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1008</link>
		<dc:creator>PAMIR</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 14:38:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1008</guid>
		<description>apakah anda sudah melihat allah ? ? ?
trus dalam keadaan apa melihat allah ? ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah anda sudah melihat allah ? ? ?<br />
trus dalam keadaan apa melihat allah ? ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: loopzer</title>
		<link>http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1000</link>
		<dc:creator>loopzer</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 15:10:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-1000</guid>
		<description>you just found a new daily reader</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>you just found a new daily reader</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suro goib</title>
		<link>http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-990</link>
		<dc:creator>suro goib</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:53:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alrasikh.wordpress.com/2008/02/19/mengaktifkan-indera-keenam-untuk-melihat-allah-swt/#comment-990</guid>
		<description>Salam

Bahasa lisan itu terbatas. Bahasa hati itu luas. Bahasa Rasa itu hampir tak terbatas (ukuran manusia, meski sangat terbatas menurut Maha Tak Terbatas).

Melihat=ndelok=ndeleng=look=see dll semua bahasa lisan.

Fisik itu terbatas, sebab dari unsur materinya terbatasi atom, neutron, elektron. materi fisiknya: maka sampai kapanpun tak mampu untuk &#039;melihat&#039;NYA. Jangan GUNAKAN: kecuali untuk mengamati hal-hal yang juga bersifat meteri (sebagai CIPTAAN DIA).

Kesadaran permulaannya, jika sudah maka gunakan RASA HATI (bukan hepar:biologis) JIWA lalu kesadaran RUH. maka Atas Ijin NYA, anda sebagai manusia pasti akan &#039;melihat&#039; DIA Allah Aza wa Jalla.

Pengalaman itu tak bisa diungkapkan dengan bahasa lisan (maka jangan disampaikan jika bukan kepada sesama orang yang pernah merasakannya: pasti akan menimbulkan pertentangan, karena satu sama lainnya tidak menggunakan perangat yang sama untuk membahasnya:-satu fisik, lainya ruh; maka sampai kiamat pun takkan pernah ketemu. oleh karena itu bukan untuk dikonsumsikan ke klayak ramai). Karena bahasa lisan akan ditangkap oleh indra yang materiil (telinga) diteruskan ke otak (pemikiran). Syaraf meteriil ini sangat terbatas untuk bisa menterjemahkan pengalaman &#039;melihat&#039; Allah walau saat didunia. alasannya DIA itu MAHA RAHMAN dan MAHA ROHIM.

selama kita masih menggunakan wadah dan sarana fisik materiil, tentu akan sulit. tetapi kalau kita menggunakan perangkat jiwa RUH yang melengkapi unsur kemanusiaan kita, maka YAKINLAH. SELAMA TIDAK BERUSAHA MENGGUNAKAN, MAKA SELAMANYA TIDAK AKAN PERNAH BISA ATAU MAMPU. KECUALI SIAPA YANG DIKEHENDAKINYA. sebab ALLAH MAHA BEBAS. Bebas kepada siapa yang DIKEHENDAKINYA. Tetapi untuk mencapai sosok manusia insan kamil yang DIKEHENDAKINYA, butuh pejuangan super dahsyat pula. Tapi juga akan ringan dengan ANUGRAHNYA.(ingat: muhammad adalah seorang manusia biasa; tetapi setelah menggelisahkan hatinya kepada &#039;kondisi&#039; kemanusian yang dihadapi pada kaumnya, turunlah hidayah, akhirnya turunlah Wahyu, jadilah dia sebagai Muhammad Rasulullah S.A.W.).

Maka: Jernihkan hati hanya untuk KEPADA ALLAH. Itu kuncinya. Lanjutkan dengan sering-seringlah menanggalkan apikasi riil nafsu jahat, jangan membunuh nafsu, tapi arahkan nafsu untuk menjaga semangat keingintahuhan (dikendalikan). Sebab semangat ingin tahu itu merupakan gerigi dari anak kunci untuk membuka tabir-tabir RAHASIA ILMU-NYA.

sebagai manusia aku tak tahu kenapa menulis ini. saat menulis inipun aku baru mengetahui pengetahuan ini. semua dari DIA. DIA senang kepada manusia yang &#039;selalu&#039; membicarakanNYA. DIA senang untuk diingati (dzikir)dengan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. DIA SANGAT MAHA WELAS ASIH. CITA KASIH SAYANGNYA TAK TERBATAS OLEH APAPUN.

Maka di forum ini, jangan bosan MEMBICARAKANNYA. Ngrasani yang baerfaedah adalah hanya NGRASANI DIA dengan KEAGUNGAN DAN KEMULYAAN YANG DIMILIKINYA.

semoga berguna.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam</p>
<p>Bahasa lisan itu terbatas. Bahasa hati itu luas. Bahasa Rasa itu hampir tak terbatas (ukuran manusia, meski sangat terbatas menurut Maha Tak Terbatas).</p>
<p>Melihat=ndelok=ndeleng=look=see dll semua bahasa lisan.</p>
<p>Fisik itu terbatas, sebab dari unsur materinya terbatasi atom, neutron, elektron. materi fisiknya: maka sampai kapanpun tak mampu untuk &#8216;melihat&#8217;NYA. Jangan GUNAKAN: kecuali untuk mengamati hal-hal yang juga bersifat meteri (sebagai CIPTAAN DIA).</p>
<p>Kesadaran permulaannya, jika sudah maka gunakan RASA HATI (bukan hepar:biologis) JIWA lalu kesadaran RUH. maka Atas Ijin NYA, anda sebagai manusia pasti akan &#8216;melihat&#8217; DIA Allah Aza wa Jalla.</p>
<p>Pengalaman itu tak bisa diungkapkan dengan bahasa lisan (maka jangan disampaikan jika bukan kepada sesama orang yang pernah merasakannya: pasti akan menimbulkan pertentangan, karena satu sama lainnya tidak menggunakan perangat yang sama untuk membahasnya:-satu fisik, lainya ruh; maka sampai kiamat pun takkan pernah ketemu. oleh karena itu bukan untuk dikonsumsikan ke klayak ramai). Karena bahasa lisan akan ditangkap oleh indra yang materiil (telinga) diteruskan ke otak (pemikiran). Syaraf meteriil ini sangat terbatas untuk bisa menterjemahkan pengalaman &#8216;melihat&#8217; Allah walau saat didunia. alasannya DIA itu MAHA RAHMAN dan MAHA ROHIM.</p>
<p>selama kita masih menggunakan wadah dan sarana fisik materiil, tentu akan sulit. tetapi kalau kita menggunakan perangkat jiwa RUH yang melengkapi unsur kemanusiaan kita, maka YAKINLAH. SELAMA TIDAK BERUSAHA MENGGUNAKAN, MAKA SELAMANYA TIDAK AKAN PERNAH BISA ATAU MAMPU. KECUALI SIAPA YANG DIKEHENDAKINYA. sebab ALLAH MAHA BEBAS. Bebas kepada siapa yang DIKEHENDAKINYA. Tetapi untuk mencapai sosok manusia insan kamil yang DIKEHENDAKINYA, butuh pejuangan super dahsyat pula. Tapi juga akan ringan dengan ANUGRAHNYA.(ingat: muhammad adalah seorang manusia biasa; tetapi setelah menggelisahkan hatinya kepada &#8216;kondisi&#8217; kemanusian yang dihadapi pada kaumnya, turunlah hidayah, akhirnya turunlah Wahyu, jadilah dia sebagai Muhammad Rasulullah S.A.W.).</p>
<p>Maka: Jernihkan hati hanya untuk KEPADA ALLAH. Itu kuncinya. Lanjutkan dengan sering-seringlah menanggalkan apikasi riil nafsu jahat, jangan membunuh nafsu, tapi arahkan nafsu untuk menjaga semangat keingintahuhan (dikendalikan). Sebab semangat ingin tahu itu merupakan gerigi dari anak kunci untuk membuka tabir-tabir RAHASIA ILMU-NYA.</p>
<p>sebagai manusia aku tak tahu kenapa menulis ini. saat menulis inipun aku baru mengetahui pengetahuan ini. semua dari DIA. DIA senang kepada manusia yang &#8217;selalu&#8217; membicarakanNYA. DIA senang untuk diingati (dzikir)dengan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. DIA SANGAT MAHA WELAS ASIH. CITA KASIH SAYANGNYA TAK TERBATAS OLEH APAPUN.</p>
<p>Maka di forum ini, jangan bosan MEMBICARAKANNYA. Ngrasani yang baerfaedah adalah hanya NGRASANI DIA dengan KEAGUNGAN DAN KEMULYAAN YANG DIMILIKINYA.</p>
<p>semoga berguna.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
